post image
KOMENTAR
Keluarga Inggit Ganarsih menilai film Soekarno yang diproduksi Raam Punjabi, dan disutradarai Hanung Bramantyo mencederai ketokohan, dan bertendensi menghancurkan kredibilitas Bung Karno dan Inggit Ganarsih.



Penilaian itu disampaikan oleh keluarga Inggit Ganarsih kepada Teguh Santosa, juru bicara Rachmawati Soekarnoputri saat bertemu di Bandung, Sabtu lalu (28/12).

"Keluarga Ibu Inggit sangat menyesalkan penggambaran kedua tokoh nasional, dan pejuang ini secara serampangan dan sembarangan," ujarnya.



Teguh yang diutus oleh Rachmawati ke Bandung, bertemu dengan Tito Zaini Asmarahadi, anak dari pasangan Ratna Djuami dan Asmarahadi. Ratna Djuami adalah anak angkat Bung Karno dan Ibu Inggit yang ikut dalam pembuangan di Ende, NTT, dan Bengkulu. Di Bengkulu, Ratna Djuami berteman dengan Famawati yang kelak dipersunting Bung Karno.



Adapun Asmarahadi adalah pujangga dan jurnalis yang ikut menemani keluarga Bung Karno di pembuangan di Ende. Ketika Bung Karno dipindahkan ke Bengkulu, Asmarahadi diminta kembali ke Jakarta dan Bandung untuk menggalang kekuatan pemuda di bawah tanah.



Pertemuan utusan Rachma dan keluarga Inggit Ganarsih dilakukan di kediaman Inggit Ganarsih di Jalan Inggit Ganarsih, Ciateul, Bandung. Teguh juga dibawa ke makam Inggit di Babakan Ciparay.



"Keluarga Ibu Inggit menyesalkan sutradara dan produser film yang menggambarkan Ibu Inggit sebagai sosok temperamental yang berani melemparkan piring dan sandal ke arah Bung Karno. Penggambaran ini sangat merusak dan disebutkan bertendensi menghancurkan kredibilitas kedua tokoh," jelasnya dalam keterangan yang diterima redaksi beberapa saat lalu (Selasa, 31/12).



"Hanung Bramantyo, dan Raam Punjabi tidak boleh berlindung di balik kreatifitas, dan hak menafsirkan kehidupan seseorang apalagi tokoh sekaliber Bung Karno, dan Ibu Inggit," katanya.



Kepada Teguh, Tito Asmarahadi juga mengatakan pernah ditemui kru film Soekarno. Namun sama sekali tidak ada permintaan izin untuk menghadirkan sosok Inggit Ganarsih dan Ratna Djuami di film itu. [zul]

KOMENTAR ANDA

Baca Juga